Rp 162,5 M
Tanah Luas ±12.500 Ha Dijual di Hulu Sungai Utara
Hulu Sungai Utara
Membeli tanah di kabupaten rawa ini menuntut kejelian ekstra soal harga, kematangan lahan, dan legalitas. Ini panduannya.
Mau beli atau jual, kami dampingi dari awal sampai akad, gratis dan tanpa ribet.
Tim Vorneo Property
Biasanya membalas dalam hitungan menit
Tim Vorneo mendampingi Anda dari pesan pertama sampai akad. Ramah, responsif, dan tidak menekan.
0851-2699-4509
Yang sedang kami pasarkan di wilayah ini. Pakai filter dan peta untuk menyaring.
Sudah sampai akhir daftar.
Ceritakan kepada kami
Hubungi kami lewat WhatsApp: apakah Anda ingin membeli atau menjual, di mana lokasinya, dan apa kebutuhan Anda.
Kami menilai dengan jujur
Kami membantu menentukan harga wajar, memeriksa legalitas, dan menyusun rencana yang sesuai.
Kami mencarikan atau memasarkan
Kami mencarikan pembeli yang sesuai dan memasarkan properti Anda melalui jaringan yang luas.
Mendampingi hingga akad
Kami mendampingi survei dan negosiasi hingga prosesnya selesai dengan tenang.
Hulu Sungai Utara, dengan Amuntai sebagai ibu kotanya, adalah kabupaten yang nyaris seluruhnya berkarakter rawa. Berbeda dari Banjarmasin yang merupakan kota delta sungai, sebagian besar wilayah di sini adalah lahan basah monoton dan danau, dengan Kecamatan Danau Panggang sebagai contoh paling ekstrem, sekitar dua pertiga wilayahnya adalah rawa dan danau tempat kerbau rawa berenang bebas.
Karakter lahan ini membuat tanah di Hulu Sungai Utara jauh lebih murah daripada di Banjarmasin, tetapi biaya pematangannya harus dihitung sejak awal. Plot di pinggiran atau dekat rawa umumnya masih perlu diurug dan dipadatkan, sering dengan cerucuk galam, sebelum layak dibangun. Sebagai gambaran, tanah di sekitar Amuntai pernah ditawarkan pada kisaran Rp190 ribu hingga Rp700 ribu per meter, tergantung akses dan kematangan lahan.
Lokasi tetap jadi penentu utama harga. Tanah di sekitar pusat kota Amuntai Tengah, dekat Jalan Abdul Azis dan Jalan Norman Umar yang menjadi koridor niaga utama, atau di jalur menuju Alabio (Sungai Pandan), sentra itik dan telur asin, cenderung lebih matang dan bisa menembus kisaran Rp1 sampai 2 juta per meter.
Legalitas adalah pekerjaan rumah penting sebelum membayar. Banyak tanah di kabupaten ini masih berstatus girik atau segel lama yang belum bersertifikat Hak Milik (SHM). Pastikan status sertifikat, kesesuaian luas pada patok dengan dokumen, serta bebas sengketa waris sebelum transaksi. Untuk investasi jangka panjang, kavling di jalur yang sedang berkembang bisa menarik, asal Anda sabar menunggu infrastruktur menyusul.
Vorneo Property membantu jual beli tanah di Hulu Sungai Utara, dari plot matang di Amuntai Tengah sampai lahan rawa yang masih perlu diurug. Kami mengecek status sertifikat, memperkirakan biaya urug dan cerucuk galam, lalu memasarkan tanah Anda ke jaringan pembeli di seluruh provinsi. Ceritakan plot Anda lewat WhatsApp untuk memulai.
Plot pinggiran atau lahan rawa yang belum diurug umumnya Rp190 ribu hingga Rp700 ribu per meter, sedangkan lahan lebih matang dekat pusat Amuntai bisa Rp1 sampai 2 juta per meter. Kami bisa carikan plot sesuai anggaran Anda.
Hampir selalu ya, terutama di luar pusat kota. Lahan perlu ditinggikan dan dipadatkan, sering dengan cerucuk galam sebagai penguat fondasi. Hitung biaya ini sejak awal karena bisa memengaruhi total anggaran Anda.
Kirim lokasi plot, luas, dan status suratnya lewat WhatsApp, atau ceritakan lahan yang Anda cari. Kami bandingkan dengan harga tanah di sekitar Amuntai atau jalur menuju Alabio, menghitung perkiraan biaya urug, memasarkannya ke jaringan pembeli se-Kalimantan Selatan, mendampingi survei dan negosiasi, lalu berkoordinasi dengan notaris/PPAT sampai akta.
Girik/segel adalah bukti penguasaan tanah lama sebelum sertifikat resmi, dan masih cukup umum di kabupaten ini. Statusnya bisa ditingkatkan ke SHM, tetapi perlu proses dan pengecekan riwayat yang cermat sebelum Anda membayar.
Tim Vorneo siap membantu lewat WhatsApp, konsultasi gratis, tanpa biaya di awal.
Jenis Properti Lain
Wilayah Terdekat