Membeli rumah bukan sekadar membeli tampilan luarnya. Dua rumah dengan fasad yang hampir identik bisa memiliki kualitas konstruksi yang jauh berbeda, dan perbedaan itu baru terasa beberapa tahun setelah Anda pindah. Mengetahui tanda-tanda rumah yang dibangun dengan baik sejak tahap survei adalah salah satu cara paling efektif untuk melindungi investasi Anda.

Kunjungi di Waktu yang Berbeda

Satu kali survei tidak pernah cukup. Kondisi sebuah rumah bisa terlihat sangat berbeda tergantung waktu kunjungan. Kunjungi rumah setidaknya dua hingga tiga kali pada waktu yang berbeda, misalnya pagi hari ketika cahaya alami masuk penuh, malam hari untuk melihat pencahayaan dan keamanan lingkungan, serta sesaat setelah hujan deras.

Kunjungan setelah hujan sangat berguna karena langsung memperlihatkan kondisi drainase, apakah ada genangan air di halaman atau sekitar fondasi, dan apakah ada rembesan air di dinding dalam rumah. Di kota seperti Banjarmasin dan kawasan sekitarnya yang sebagian areanya berupa lahan rendah, mengamati langsung kondisi lingkungan saat hujan adalah langkah yang tidak bisa dilewati begitu saja.

Periksa Dinding dan Fondasi dengan Cermat

Dinding adalah komponen yang paling mudah diamati dan sering kali menjadi petunjuk paling jujur tentang kualitas konstruksi. Perhatikan retakan pada permukaan dinding, terutama retakan yang memanjang secara diagonal atau melewati sudut pintu dan jendela. Retakan jenis ini bisa mengindikasikan pergerakan fondasi, bukan sekadar susut cat biasa.

Ketuk permukaan dinding dengan buku jari atau benda tumpul di beberapa titik. Suara berongga atau berbeda dari satu titik ke titik lainnya menandakan bahwa plester tidak menempel sempurna pada pasangan bata di baliknya. Konstruksi yang padat dan baik akan menghasilkan suara ketukan yang solid dan konsisten di seluruh permukaan.

Periksa juga area fondasi di bagian luar rumah. Retak lebar atau tanah yang amblas di sekitar fondasi adalah tanda peringatan serius yang perlu diselidiki lebih lanjut, terutama jika rumah berdiri di atas tanah lempung atau tanah hitam yang mudah mengembang dan menyusut mengikuti kadar air.

Amati Lantai, Plafon, dan Atap

Lantai yang bergelombang atau keramik yang terangkat di beberapa titik bisa mengindikasikan masalah pada lapisan dasar atau pergerakan tanah di bawahnya. Berjalan perlahan di seluruh ruangan sambil merasakan apakah ada keramik yang bergerak atau berbunyi saat diinjak.

Perhatikan plafon dengan seksama. Noda kuning atau cokelat, cat yang menggelembung, atau plafon yang tampak melengkung adalah tanda rembesan air dari atap atau instalasi pipa di atasnya. Kondisi seperti ini tidak selalu terlihat saat cuaca kering, sehingga kunjungan setelah hujan kembali menjadi sangat penting.

Jika memungkinkan, naik ke atap atau setidaknya lihat kondisinya dari jarak dekat. Perhatikan kondisi genteng, apakah ada yang retak atau bergeser, serta kondisi talang air dan sambungan atap. Atap yang terawat dengan baik adalah salah satu tanda bahwa pemilik sebelumnya memperlakukan rumah dengan serius.

Cek Kualitas Kusen, Pintu, dan Jendela

Kusen yang terpasang baik seharusnya membuka dan menutup pintu atau jendela dengan mulus tanpa perlu dipaksakan. Kesulitan membuka pintu atau jendela yang macet bisa menandakan pergerakan struktur bangunan, yang berarti fondasi atau rangka bangunan mungkin mengalami pergeseran.

Periksa material kusen, apakah kayu, aluminium, atau material lain, dan pastikan tidak ada tanda korosi, rayap, atau lapuk. Untuk rumah yang sudah berusia lebih dari lima belas hingga dua puluh tahun, kerusakan pada kusen kayu akibat rayap sering kali tidak terlihat dari luar namun bisa sangat parah di bagian dalamnya.

Periksa Instalasi Listrik dan Air

Instalasi listrik yang rapi adalah salah satu tanda konstruksi yang dikerjakan secara profesional. Kabel yang tidak terlindungi, stop kontak yang longgar, atau panel listrik yang tampak berantakan adalah sinyal bahwa pekerjaan instalasi tidak dilakukan oleh tenaga yang terlatih. Nyalakan semua saklar dan cobalah beberapa stop kontak untuk memastikan semuanya berfungsi.

Untuk instalasi air, buka semua keran secara bersamaan dan perhatikan tekanan airnya. Tekanan yang sangat lemah bisa mengindikasikan masalah pada pipa atau sambungan yang sudah aus. Periksa juga di bawah wastafel, kamar mandi, dan area dapur untuk melihat apakah ada tanda-tanda kebocoran atau kelembaban berlebih.

Jika rumah menggunakan septic tank, pastikan lokasinya terpisah cukup jauh dari sumber air bersih dan tidak berada di titik yang rawan banjir.

Nilai Risiko Drainase dan Banjir

Drainase adalah aspek yang sering diremehkan pembeli pertama kali, padahal dampaknya bisa sangat signifikan. Periksa kondisi saluran air di depan dan belakang rumah, pastikan salurannya bersih, tidak tersumbat, dan arah aliran airnya jelas. Saluran yang tersumbat atau tidak terawat adalah tanda bahwa lingkungan sekitar bisa rentan mengalami genangan.

Pastikan lantai dasar rumah berada lebih tinggi dari permukaan jalan di depannya. Perbedaan ketinggian ini berfungsi sebagai perlindungan alami dari limpasan air saat hujan deras. Tanyakan juga kepada tetangga sekitar tentang riwayat banjir di kawasan tersebut, karena pengalaman warga yang sudah tinggal lama jauh lebih akurat daripada penampilan fisik yang terlihat di hari cerah.

Pastikan Dokumen Resmi Tersedia

Kualitas konstruksi tidak hanya bisa dinilai dari fisik bangunan saja. Salah satu cara resmi untuk memverifikasi bahwa sebuah bangunan memenuhi standar teknis adalah dengan memeriksa ketersediaan Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Dokumen ini dikeluarkan pemerintah setelah bangunan lulus uji aspek struktur, arsitektur, dan sistem mekanikal, elektrikal, serta plumbing.

Untuk rumah dari developer, pastikan juga tersedia Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atau dokumen penggantinya yaitu Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Developer yang bonafid akan dengan mudah menunjukkan seluruh dokumen ini tanpa harus diminta berulang kali. Legalitas tanah dapat diverifikasi secara mandiri melalui portal bhumi.atrbpn.go.id yang dikelola Kementerian ATR/BPN.

Jika Anda membeli rumah bekas yang sudah berusia di atas dua puluh tahun atau bernilai cukup signifikan, mempertimbangkan jasa inspektur bangunan profesional adalah langkah yang sangat masuk akal. Biaya inspeksi jauh lebih kecil dibandingkan potensi biaya perbaikan struktural yang baru terdeteksi setelah transaksi selesai.

Catatan Penutup

Memeriksa kualitas konstruksi rumah membutuhkan waktu dan ketelitian, tetapi hasilnya sepadan. Setiap temuan dari survei fisik juga bisa menjadi bahan negosiasi harga yang sah. Rumah yang terlihat bagus dari foto belum tentu kokoh saat diperiksa langsung, dan sebaliknya, rumah yang tampak biasa saja kadang memiliki konstruksi yang jauh lebih solid dari penampilannya.

Jika Anda sedang mencari rumah di Banjarmasin atau wilayah Kalimantan Selatan dan ingin berdiskusi lebih lanjut, tim Vorneo Property siap membantu Anda melalui WhatsApp tanpa biaya konsultasi.